Akhirnya ….
Setelah kejar-kejaran sekitar 10 menit tertangkaplah wanita paruh baya berbusana sedikit menor tersebut
“Dasar …. Wanita jalang ….. Murahan… nggak kenal dosa , lo ??”
Itulah makian dari anggota Tramtib sembari menariknya dengan kasar ke kantor … ………………………
Di tempat laen ….
Di sebuah rumah sakit swasta …
“Kalo sampai jam 9 malam ini, belum ada uang jaminan untuk operasi anak bapak besok, maka dengan sangat terpaksa kami mohon bapak membawanya pulang … atau biaya menginap akan terus membengkak tanpa kejelasan kesembuhan !!”
…..
Jam 9.20 malem ……
Sambil mengayuh becak kesayangannya ….
Sang bapak menghibur anaknya yang tengah merintih … “Sabar yo, nduk … Kita pulang dulu. Ibumu pasti datang bawa uang buat operasi usus buntumu” ………………..
Jam 11.23 malam …
Tertatih pulang …
setelah tubuhnya yang lumayan molek itu dinikmati secara “PRODEO” oleh para penangkapnya. Tiba-tiba … Brukkkk !!! Sedan merah itu pun melaju kencang meninggalkan dirinya bersimbah darah sambil menyambut datangnya sang pencabut nyawa …




Brukk!!! Tragisssssssss …
wah, ini keren Pak Guru … mantaafff ..
pak guru, flash fiction kita tetanggaan…
seremmm